3.4. Pertumbuhan Ekonomi Bertahap
Walt Whitman Rostow atau yang lebih populer dengan
panggilan Rostow,adalah tokoh pemikir ekonomi yang cukup dikenal
pemikiran-pemikirannya.Teori pertumbuhan ekonomi yang dikemukakan oleh Rostow
merupakan gardadepan dari
linear stage of growth theory
Pada dekade 1950-1960, teori Rostow banyak mempengaruhi pandangan dan persepsi para ahli
ekonomi mengenai strategi pembangunan yang harus dilakukan. Teori Rostow
didasarkan pada pengalaman pembangunan yang telah dialami oleh negara-negara
maju terutamadi Eropa. Dengan mengamati proses pembangunan di negara- negara
Eropa, mulai dari abad pertengahan hingga abad modern, Rostow memformulasikan
polapembangunan menjadi tahap-tahap evolusi dari suatu pembangunan ekonomiyang
dilakukan oleh negara-negara tersebut.
Dalam bukunya yang berjudul The Stages of Economics Growth,
Rostow (1960) menyatakan bahwa pembangunan ekonomi
merupakan suatu proses yang dapat menyebabkan:
1)
perubahan orientasi
ekonomi, politik dan sosial yang padamulanya berorientasi kepada suatu daerah
menjadi berorientasi keluar.
2)
perubahan pandangan
masyarakat mengenai jumlah anak dalam keluarga yaitukesadaran untuk membina
keluarga kecil
3)
perubahan dalam kegiatan
investasimasyarakat dari melakukan investasi yang tidak produktif menjadi
investasi ygproduktif.
4)
perubahan sikap hidup
dari adat istiadat yang kurangmerangsang pembangunan ekonomi, seperti kurang
menghargai waktu kerja danorang lain.
Kemudian, Rostow membagi proses pembangunan ekonomi
suatu negara menjadi lima tahap yaitu :
1)
tahap perekonomian
tradisional.
2)
prakondisi
tinggallandas.
3)
tinggal landas.
4)
menuju kedewasaan.
5)
tahap konsumsi
massatinggi.
Menurut
W.W.Rostow mengungkapkan teori
pertumbuhan ekonomi dalam bukunya yang berjudulThe Stages of Economic Growth
bahwa pertumbuhan perekonomian dibagi menjadi 5 yaitu:
1. masyarakat Tradisional (The Traditional Society)
Rostow, melihat tahap – tahap perkembangan
ekonomi pada tahap permulaan (tradisional) sebagai perekonomian yang
memilih fungsi froduksi yang terbatas. Namun sebenarnya
perubahan – perubahan ekonomi selalu ada. Hal ini dapatdiliatdari adanya
perubahan didalam perdagangan dantingkat pertumbuhan produksi pertanian.
1) Merupakan masyarakat yang mempunyai struktur perkembangan dalam
fungsi – fungsi produksi yang terbatas.
2) Belo ada ilmu pengetahuan dan teknologi modren
3) Terdapat suatu batas tingkat output perkapita yang dapat dicapai
4)
2. Masyarakat prakondisi untuk
priode lepas landas (The Preconitions For Take Off)
Tahap ini tahap yang diberlakukan agar
perkembangan ekonomi dapat lepas landas tahap ini biasanya di cirikan
pertumbuhan perlahan – lahan dan inivasi.
1) Merupakan tingkat pertumbuhan ekonomi dimana masyarakatsedang berada
dalam proses transisi.
2) Sudah mulai penerapan ilmu pengetahuan modern kedalam fungsi- fungsi
produksi baru, baik dibidang pertanian maupun di bidang produksi.
3. Periode lepas landas (The Take Off)
Tahap ini merupakan tercpainya perkembangan pesat
pada sektor – sektor tertentu yang telah
menggunakan teknikproduksi modern. Dalam hal ini penerapan teknik –
teknik baru dalam hal industri dapatberjalan dengan sendirinya.
1) Merupakan interval waktu yangdi perlukan untuk mendobrak penghalang –
penghalang pada pertumbuhan yang berkelanjutan.
2) Kekuatan – kekuatan yang dapat mendorongpertumbuhan ekonomi diperluas
3) Tingkat investasi yang efektif dan tingkat produksidapat meningkat
4) Investasi efektif serta tabungan yang bersifat produktif
meningkatatau lebih dari jumlah pendapatan nasional
5) Industri – industri baru berkembang lebih cepat dan industri yang
sudah ada mengalami ekspansi dengan cepat
4. Gerak menujukedewasaan (Maturity)
Tahap ini memperlihatkan adanya kematangan
ekonomi, yaitu suatu periode ketika masyarakat secara efektif menerapkan
teknologi modern terhadap sumber – sumber ekonomi.
1) Merupakan erkembangan terus menerus dimana perekonomian tumbuh secara
teratur serta lapangan usaha bertambah luas dengan penerapan teknologi modern.
2) Investasi efektif serta tabungan meningkatdari 10% himgga 20% dari
pendapatan nasional dan investasi ini berlangsung secara cepat.
3) Output dapat melampaui pertambahan jumlah penduduk
4) Barang – barangyang dulunya di imfor kini sudahdapat dihasilkan
sendiri
5) Tingkat perekonomian mennjukan kapasitas bergerak melampaui kekuatan
industri pada masa take off dengan penerapan teknologi modern.
5. Tingkat konsumsi tinggi (high mass consumption)
1) Sektor – sektor industri merupakan sektor yang memimpin (leading
sector) bergerak kearah produksi barang – barang produksi tahan lama dan jasa –
jasa
2) Pendapatan rill perkapital selalu meningkat sehingga sebagian besar
masyarakat mencapai tingkat konsumsi yang melampaui kebutuhan bahan pangan
dasar, sandang, dan pangan
3) Kesempatan kerja penuh sehingga pendapatan nasional tinggi
4) Pendapatan nasional yang tinggi dapat memenuhi tingkat konsumsitinggi
Sumber
:
http://ratioatmadja.blogspot.com/2014/05/teori-pertumbuhan-ekonomi-bertahap.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar