Selasa, 10 Juni 2014

3.4. Pertumbuhan Ekonomi Bertahap



3.4. Pertumbuhan Ekonomi Bertahap
Walt Whitman Rostow atau yang lebih populer dengan panggilan Rostow,adalah tokoh pemikir ekonomi yang cukup dikenal pemikiran-pemikirannya.Teori pertumbuhan ekonomi yang dikemukakan oleh Rostow merupakan gardadepan dari
linear stage of growth theory
Pada dekade 1950-1960, teori Rostow banyak  mempengaruhi pandangan dan persepsi para ahli ekonomi mengenai strategi pembangunan yang harus dilakukan. Teori Rostow didasarkan pada pengalaman pembangunan yang telah dialami oleh negara-negara maju terutamadi Eropa. Dengan mengamati proses pembangunan di negara- negara Eropa, mulai dari abad pertengahan hingga abad modern, Rostow memformulasikan polapembangunan menjadi tahap-tahap evolusi dari suatu pembangunan ekonomiyang dilakukan oleh negara-negara tersebut.
Dalam bukunya yang berjudul The Stages of Economics Growth,
Rostow (1960) menyatakan bahwa pembangunan ekonomi merupakan suatu proses yang dapat menyebabkan:
1)    perubahan orientasi ekonomi, politik dan sosial yang padamulanya berorientasi kepada suatu daerah menjadi berorientasi keluar.
2)    perubahan pandangan masyarakat mengenai jumlah anak dalam keluarga yaitukesadaran untuk membina keluarga kecil
3)    perubahan dalam kegiatan investasimasyarakat dari melakukan investasi yang tidak produktif menjadi investasi ygproduktif.
4)    perubahan sikap hidup dari adat istiadat yang kurangmerangsang pembangunan ekonomi, seperti kurang menghargai waktu kerja danorang lain.

Kemudian, Rostow membagi proses pembangunan ekonomi suatu negara menjadi lima tahap yaitu :
1)    tahap perekonomian tradisional.
2)    prakondisi tinggallandas.
3)    tinggal landas.
4)    menuju kedewasaan.
5)    tahap konsumsi massatinggi.


Menurut W.W.Rostow  mengungkapkan teori pertumbuhan ekonomi dalam bukunya yang berjudulThe Stages of Economic Growth bahwa pertumbuhan perekonomian dibagi menjadi 5 yaitu:
1.     masyarakat Tradisional (The Traditional Society)
Rostow, melihat tahap – tahap perkembangan ekonomi pada tahap permulaan (tradisional) sebagai perekonomian yang memilih  fungsi  froduksi yang terbatas. Namun sebenarnya perubahan – perubahan ekonomi selalu ada. Hal ini dapatdiliatdari adanya perubahan didalam perdagangan dantingkat pertumbuhan produksi pertanian.
1)    Merupakan masyarakat yang mempunyai struktur perkembangan dalam fungsi – fungsi produksi yang terbatas.
2)    Belo ada ilmu pengetahuan dan teknologi modren
3)    Terdapat suatu batas tingkat output perkapita yang dapat dicapai
4)     
2.     Masyarakat prakondisi  untuk priode lepas landas (The Preconitions For Take Off)
Tahap ini tahap yang diberlakukan agar perkembangan ekonomi dapat lepas landas tahap ini biasanya di cirikan pertumbuhan perlahan – lahan dan inivasi.
1)    Merupakan tingkat pertumbuhan ekonomi dimana masyarakatsedang berada dalam proses transisi.
2)    Sudah mulai penerapan ilmu pengetahuan modern kedalam fungsi- fungsi produksi baru, baik dibidang pertanian maupun di bidang produksi.
3.     Periode lepas landas (The Take Off)
Tahap ini merupakan tercpainya perkembangan pesat pada sektor – sektor tertentu yang telah  menggunakan teknikproduksi modern. Dalam hal ini penerapan teknik – teknik baru dalam hal industri dapatberjalan dengan sendirinya.
1)    Merupakan interval waktu yangdi perlukan untuk mendobrak penghalang – penghalang pada pertumbuhan yang berkelanjutan.
2)    Kekuatan – kekuatan yang dapat mendorongpertumbuhan ekonomi diperluas
3)    Tingkat investasi yang efektif dan tingkat produksidapat meningkat
4)    Investasi efektif serta tabungan yang bersifat produktif meningkatatau lebih dari jumlah pendapatan nasional
5)    Industri – industri baru berkembang lebih cepat dan industri yang sudah ada mengalami ekspansi dengan cepat
4.     Gerak menujukedewasaan (Maturity)
Tahap ini memperlihatkan adanya kematangan ekonomi, yaitu suatu periode ketika masyarakat secara efektif menerapkan teknologi modern terhadap sumber – sumber ekonomi.
1)    Merupakan erkembangan terus menerus dimana perekonomian tumbuh secara teratur serta lapangan usaha bertambah luas dengan penerapan teknologi modern.
2)    Investasi efektif serta tabungan meningkatdari 10% himgga 20% dari pendapatan nasional dan investasi ini berlangsung secara cepat.
3)    Output dapat melampaui pertambahan jumlah penduduk
4)    Barang – barangyang dulunya di imfor kini sudahdapat dihasilkan sendiri
5)    Tingkat perekonomian mennjukan kapasitas bergerak melampaui kekuatan industri pada masa take off dengan penerapan teknologi modern.

5.     Tingkat konsumsi tinggi (high mass consumption)
1)    Sektor – sektor industri merupakan sektor yang memimpin (leading sector) bergerak kearah produksi barang – barang produksi tahan lama dan jasa – jasa
2)    Pendapatan rill perkapital selalu meningkat sehingga sebagian besar masyarakat mencapai tingkat konsumsi yang melampaui kebutuhan bahan pangan dasar, sandang, dan pangan
3)    Kesempatan kerja penuh sehingga pendapatan nasional tinggi
4)    Pendapatan nasional yang tinggi dapat memenuhi tingkat konsumsitinggi

Sumber :
http://ratioatmadja.blogspot.com/2014/05/teori-pertumbuhan-ekonomi-bertahap.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar