Menurut Hackston dan Milne dalam
Sembiring (2005), tangggung jawab sosial perusahaan sering disebut juga sebagai
corporate social responsibility atau social disclosure, corporate
social reporting, social reporting merupakan proses pengkomunikasian dampak
sosial dan lingkungan dari kegiatan ekonomi organisasi terhadap kelompok khusus
yang berkepentingan dan terhadap masyarakat secara keseluruhan.
Menurut Gray et. al dalam Sembiring
(2005) ada dua pendekatan yang secara signifikan berbeda dalam melakukan
penelitian tentang pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan. Pertama,
pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan mungkin diperlakukan sebagai
suatu suplemen dari aktivitas akuntansi konvensional. Pendekatan ini secara
umum akan menganggap masyarakat keuangan sebagai pemakai utama pengungkapan
tanggung jawab sosial perusahaan dan cenderung membatasi persepsi tentang
tanggung jawabsosial yang dilaporkan. Pendekatan alternatif kedua dengan
meletakkan pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan pada suatu pengujian
peran informasi dalam hubungan masyarakat dan organisasi. Pandangan yang lebih luas
ini telah menjadi sumber utama kemajuan dalam pemahaman tentang pengungkapan tanggung
jawab sosial perusahaan dan sekaligus merupakan sumber kritik yang utama
terhadap pengungkapan tanggung jawab social perusahaan.
Pengungkapan tanggung jawab sosial
diukur dengan proksi CSRDI (corporate social responsibility disclosure index)
berdasarkan indikator GRI (global reporting initiatives). Pengukuran
CSRDI mengacu pada penelitian Haniffa, dkk (2005) dalam Dewi (2013), yang
menggunakan contentanalysis dalam mengukur variety dari CSRDI.
Pendekatan ini pada dasarnya menggunakan pendekatan dikotomi yaitu setiap item
CSR dalam instrument penelitian diberi nilai 1 jika diungkapkan, dan nilai 0
jika tidak diungkapkan.Selanjutnya, skor dari setiap item dijumlahkan untuk
memperoleh keseluruhan skor untuk setiap perusahaan.
Jurnal Penelitian yang berkaitan dengan Pengungkapan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, Sebagai berikut :
|
No
|
Peneliti dan Judul Penelitian
|
Variabel
|
Alat Analisis
|
Hasil Penelitian
|
|
1
|
Sri Utami dan Sawitri Dwi Prastiti
(2011)
Fakultas Ekonomi Universitas
Negeri Malang
Pengaruh
Karakteristik Perusahaan terhadap Social Disclosure
|
Variabel Dependen dan Variabel Independen.
Dimana :
Y = CSR
X1 = npm
X2 = size
X3
= age
X4 = leverage
X5= kepemilikan manajemen
|
Metode analisis data menggunakan regresi linear berganda.
Dan data diolah menggunakan program SPSS 17.
|
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe industri
berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan pertanggungjawaban sosial. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa perusahaan yang termasuk klasifikasi high
profile berjumlah 48 perusahaan. Dari 48 perusahaan tersebut, terdapat 21
perusahaan yang mengungkapkan pertanggungjawaban sosial di atas rata-rata.
Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan yang termasuk klasifikasi high profile
mengungkapkan pertanggungjawaban sosial lebih baik. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan
pertanggungjawaban sosial. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa
pertanggungjawaban sosial dipengaruhi oleh ukuran perusahaan dimana
perusahaan besar cenderung mengungkapkan pertanggungjawaban sosial yang lebih
luas. Selain itu, juga
|
|
No
|
Peneliti dan Judul Penelitian
|
Variabel
|
Alat Analisis
|
Hasil Penelitian
|
|
2
|
Andi Kartika
(2010)
Dinamika Keuangan dan
Perbankan, Universitas Stikubank
Karakteristk Perusahaan dan
Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur
yang Terdaftar di BEI)
|
Variabel Dependen dan Variabel
Independen.
Dimana:
Y = CSR
X1 = Size Perusahaan X2 = Profitabilitas
X3
= Basis Perusahaan
X4
= Tipe Perusahaan
X5 =
Likuiditas
|
Metode analisis data
menggunakan regresi linear berganda. Untuk mengolah data digunakan program
SPSS.
|
Penelitian
ini bertujuan menguji pengaruh size perusahaan, profitabilitas, basis
perusahaan dan likuiditas terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial.
Ukuran perusahaan
mempunyai pe-ngaruh yang positif dan signifikan terhadap pengungkapan sosial.
Semakin besar ukuran perusahaan maka semakin luas pengungkapan sosial yang
dilakukan perusahaan. Hasil penelitian ini adalah bahwa variabel size
mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pengungkapan tanggung jawab
sosial. Tipe industri mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap
pengungkapan sosial. Perusahaan high profile merupakan perusahaan yang
memiliki consumer visibility, tingkat resiko politik dan tingkat kompetisi
yang tinggi sehingga perusahaan seperti ini menjadi sorotan masyarakat.
Profitabilitas tidak mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap
pengungkapan sosial.
|
|
No
|
Peneliti dan Judul
Penelitian
|
Variabel
|
Alat Analisis
|
Hasil Penelitian
|
|
3
|
Rita Anugerah, Roland
Hutabarat, dan W. Faradilla
(2010)
Jurusan Akuntansi, Fakultas
Ekonomi, Universitas Riau
PengaruhUkuran Perusahaan,
Leverage, dan Profitabilitas Terhadap Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
pada Perusahaan
|
Variabel Dependen dan Variabel
Independen.
Dimana :
Y
= CSR
X1= Ukuran Perusahaan
X2=
Leverage
X3= Profitabilitas
|
Metode analisis data
menggunakan regresi linear berganda. Untuk mengolah data digunakan program
SPSS 15.
|
Berdasarkan pengujian hipotesis
1 ditemukan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap
pengungkapan tanggungjawab social perusahaan. Berdasarkan pengujian hipotesis
2 ditemukan bahwa tingkat leverage berpengaruh negatif tidak signifikan
terhadap pengungkapan tanggungjawab sosial perusahaan. Berdasarkan pengujian hipotesis 3 ditemukan
bahwa tingkat profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap
pengungkapan tanggung jawab social perusahaan. Menunjukkan
semakin besar profitabihtas, semakin banyak pengungkapan tanggung jawab
sosial yang dilakukan perusahaan.
|
Referensi :
Sri
Sulastini. 2007. :Pengaruh Karakteristik
Perusahaan terhadap Social Disclosure Perusahaan Manufaktur yang Telah Go
Public” Jurnal Ekonomi, UNNES.
Andi Kartika. 2010. “Karakteristik Perusahaan dan Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial (Studi
Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI)”, Jurnal Dinamika
Keuangan dan Perbankan Vol. 2, No. 1.
Rita Anugerah, Roland Hutabarat, dan W. Faradilla.
2010. “Pengaruh Ukuran Perusahaan, Leverage, dan
Profitabilitas Terhadap Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan pada
Perusahaan Manufaktur yang Listing di BEI”,
Jurnal Ekonomi, Universitas Riau.
Eddy Sembiring. 2005. “Karakteristik Perusahaan dan Pengungkapan
tanggung Jawab Sosial : Study Empiris Pada Perusahaan yang tercatat di Bursa
Efek Jakarta”, Simposium Nasional
Akuntansi VIII.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar