3.4. Pengungkapan Tata Kelola Perusahaan
Pengertian
Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate
Government) menurut para ahli
Ada berbagai pengertian Good Corporate Governance yang dapat
dijelaskan sebagai berikut:
1. Corporate governance
merupakan seperangkat tata hubungan diantara manajemen perseroan, direksi,
komisaris, pemegang saham dan para pemangku kepentingan lainnya. (OECD dalam
Leo J. Susilo dan Karlen Simarmata, 2007:17)
2. Corporate governance
sebagai proses dan struktur yang diterapkan dalam menjalankan perusahaan,
dengan tujuan utama meningkatkan nilai pemegang saham dalam jangka panjang,
dengan tetap memperhatikan kepentingan stakeholders yang lain. (IICG dalam G.
Suprayitno, et all, 2004:18)
3. Corporate governance
adalah suatu konsep yang menyangkut struktur perseroan, pembagian tugas,
pembagian kewenangan dan pembagian beban tanggung jawab dari masing-masing
unsur yang membentuk struktur perseroan, dan mekanisme yang harus ditempuh oleh
masing-masing unsur dari perseroan tersebut, serta hubungan-hubungan antara
unsur-unsur dari struktur perseroan itu mulai dari RUPS, direksi, komisaris,
juga mengatur hubungan-hubungan antara unsur-unsur dari struktur perseroan
dengan unsur-unsur di luar perseroan yang pada hakekatnya merupakan
stakeholders dari perseroan, yaitu negara yang sangat berkepentingan akan
perolehan pajak dari perseroan yang bersangkutan, dan masyarakat luas yang
meliputi para investor publik dari perseroan itu (dalam hal perseroan merupakan
perusahaan publik), calon investor, kreditor dan calon kreditor perseroan.
Corporate governance adalah suatu konsep yang luas. (Sutan Remy Sjahdeini,
1999:1)
4. Good Corporate
Governance adalah suatu tata kelola bank yang menerapkan prinsip-prinsip
keterbukaan (transparency), akuntabilitas (accountability), pertanggungjawaban
(responsibility), independensi (independency), dan kewajaran (fairness).
(Peraturan Bank Indonesia No. 8/4/PBI/2006 tentang Pelaksanaan Good Corporate
Governance Bagi Bank Umum).
Berdasarkan uraian mengenai corporate
governance tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa Good Corporate Governance
adalah suatu sistem pengelolaan perusahaan yang dirancang untuk meningkatkan
kinerja perusahaan, melindungi kepentingan stakeholders dan meningkatkan
kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan serta nilai-nilai etika yang
berlaku secara umum.
Jurnal Penelitian yang berkaitan dengan Pengungkapan Tata
Kelolah Perusahaan, Sebagai berikut :
|
No
|
Peneliti dan Judul Penelitian
|
Variabel
|
Alat Analisis
|
Hasil Penelitian
|
|
1.
|
Like
Monisa Wati
(2012)
Program
Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang
Pengaruh
Praktekgood Corporate Governanceterhadap Kinerja Keuangan Perusahaan
Di Bursa Efek Indonesia
|
Y1 : ROE
Y2 : NPM
X1 : GCG
|
Metode
analisis yang digunakan adalah analisis regresi sederhana. Untuk pengujian
hipotesis menggunakan uji t statistik
|
Penerapan untuk tata
kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governnce) dapat diartikan
sebagai suatu proses yang digunakan oleh perusahaan untuk meningkatkan
kualitas kinerja keuangan perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk
menganalisis pengaruh Good Corporate Governance terhadap kinerja keuangan
perusahaan (ROE dan NPM) di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini tergolong
penelitian kausatif. Sampel penelitian ditentukan dengan metode purposive
sampling dan periode penelitian selama 2008-2010 sehingga diperoleh sampel
sebanyak 13 perusahaan. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang
diperoleh dari www.idx.co.id dan The Indonesian Institute for Corporate
Governance (IICG). Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi
sederhana. Untuk pengujian hipotesis menggunakan uji t statistik. Hasil
penelitian ini menyimpulkan bahwa Good Corporate Governance (CGPI) yang
mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan (ROE dan NPM).
|
|
No
|
Peneliti dan Judul Penelitian
|
Variabel
|
Alat Analisis
|
Hasil Penelitian
|
|
2
|
Hikmah Is’ada Rahmawati
(2013)
Jurusan
Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Pengaruh Good Corporate Governance
(Gcg) Terhadap
Manajemen
Laba Pada Perusahaan Perbankan
|
Variabel Dependen dan Variabel
Independen.
Dimana :
Y
= Manajemen Laba
X1= GCG
|
Metode analisis data
menggunakan regresi linear berganda. Untuk mengolah data digunakan program
SPSS.
|
Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh mekanisme good
corporate governance yang diukur dengan dewan komisaris independen,
komite audit independen, dan kepemilikan manajerial terhadap manajemen laba.
Pengambilan sampel meng-gunakan metode purposive sampling sehingga
diperoleh sampel sebanyak 21 peru-sahaan perbankan yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia pada tahun 2009-2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dewan
komisaris independen, komite audit independen, dan kepemilikan manajerial
secara simultan berpengaruh terhadap manajemen laba. Pengujian secara parsial
menunjukkan dewan komisaris inde-penden berpengaruh negatif terhadap
manajemen laba, sedangkan komite audit independen dan kepemilikan manajerial
tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. Simpulan dari hasil penelitian ini
adalah mekanisme good corporate governance yang digunakan yaitu dewan
komisaris independen, komite audit independen, dan kepemilikan manajerial
secara simultan berpengaruh terhadap manajemen laba. Pengujian secara parsial
menunjukkan bahwa dewan komisaris independen berpen-garuh negatif terhadap
manajemen laba, sedangkan komite audit independen dan kepemilikan manajerial
tidak berpengaruh terhadap manajemen laba.
|
|
No
|
Peneliti dan Judul
Penelitian
|
Variabel
|
Alat Analisis
|
Hasil Penelitian
|
|
3
|
Tri Kartika Pertiwi & Ferry Madi Ika Pratama
(2012)
Fakultas Ekonomi, UPN Veteran Jawa Timur,
Surabaya
Pengaruh Kinerja Keuangan, Good Corporate
Governance Terhadap Nilai Perusahaan Food And Beverage
|
Variabel
Dependen dan Variabel Independen.
Dimana :
Y
= Nilai Perusahaan
X1=
Kinerja Keuangan
X2= GCG
|
Metode
analisis data menggunakan regresi linear berganda. Untuk mengolah data
digunakan program SPSS.
|
Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk menganalisis kinerja keuangan yang diukur dengan Return on Assets (ROA)
terhadap nilai perusahaan yang diukur dengan Tobin’s Q serta untuk
menganalisis Good Corporate Governance sebagai variabel moderasi.Obyek
penelitian adalah perusahaan Food and Bevarage. Teknik yang digunakan untuk
menganalisis pengaruh kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan adalah
analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan kinerja
keuangan berpengaruh terhadap nilai perusahaan, sedangkan Good Corporate
Governance bukanlah variabel yang memoderasi hubungan kinerja keuangan dengan
nilai perusahaan.
.
|
Referensi :
Wati Monisa Like. 2012.
“Pengaruh Praktekgood Corporate
Governanceterhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Di Bursa Efek Indonesia”, Jurnal
Manajemen, Volume 01, Nomor 01, September 2012.
Rahmawati, Is’ada Hikmah. 2013. “Pengaruh Good Corporate Governance (Gcg)
Terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan Perbankan”, Hikmah Is’ada
Rahmawati Accounting Analysis Journal 2 (1) (2013).
Pratama
Ika Madi Ferry & Pertiwi Kartika Tri. 2012. “Pengaruh Kinerja Keuangan,
Good Corporate Governance Terhadap Nilai Perusahaan Food And Beverage”, JURNAL
MANAJEMEN DAN KEWIRAUSAHAAN, VOL.14, NO. 2, SEPTEMBER 2012.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar