Aprianingsih
21213199
1EB23
PENGERTIAN
SISTEM PEREKONOMIAN
Pengertian Sistem Perekonomian
Sistem
perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik
kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara
sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara
sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu
boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua
faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia
berada di antara dua sistem ekstrim tersebut.
Selain faktor produksi, sistem ekonomi juga dapat
dibedakan dari cara sistem tersebut mengatur produksi dan alokasi. Sebuah
perekonomian terencana (planned economies) memberikan hak kepada
pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi.
Sementara pada perekonomian pasar (market economic), pasar lah yang
mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan jasa melalui penawaran
dan permintaan.
Macam – Macam
Sistem Ekonomi :
1. Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem
ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat
zaman dahulu. Dalam sistem ekonomi ini, nilai-nilai sosial, kebudayaan, dan
kebiasaan masyarakat setempat sangat berpengaruh kuat. Dalam bidang produksi,
biasanya mereka hanya memproduksi untuk diri sendiri saja. Oleh karena itu,
sistem ekonomi tradisional ini sangat sederhana sehingga tidak lagi bisa
menjawab permasalahan ekonomi yang semakin berkembang.
Ada
beberapa ciri sistem ekonomi tradisional sebagai berikut:
a. aturan yang dipakai adalah aturan tradisi, adat
istiadat, dan kebiasaan.
b. kehidupan masyarakatnya sangat sederhana.
c. kehidupan gotong-royong dan kekeluargaan sangat
dominan.
d. teknologi produksi yang digunakan masih sangat
sederhana.
1.
Sistem Ekonomi Sosialis atau Komando
Sistem ekonomi komando
sering juga disebut sebagai sistem ekonomi sosialis atau terpusat. Sistem
ekonomi komando merupakan sistem ekonomi yang menghendaki pengaturan
perekonomian dilakukan oleh pemerintah secara terpusat. Oleh karena itu, dalam
sistem ekonomi ini peranan pemerintah dalam berbagai kegiatan ekonomi sangat
dominan.
Tokoh yang memopulerkan
sistem ekonomi komando adalah Karl Marx. Ia adalah
seorang ahli filsafat berkebangsaan Jerman. Bukunya yang terkenal berjudul Das Capital. Dalam sistem ekonomi komando, semua
kegiatan ekonomi diatur dan direncanakan
oleh pemerintah. Pihak swasta tidak memiliki kewenangan dalam kegiatan
perekonomian. Semua permasalahan perekonomian yang meliputi what, how, dan for whom semuanya dipecahkan
melalui perencanaan pemerintah pusat sehingga semua alat produksi dikuasai oleh
pemerintah. Sistem ekonomi komando banyak dianut oleh negara-negara di Eropa
Timur dan Cina.
Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan
ciri-ciri sistem perekonomian komando adalah sebagai berikut
:
a.
semua
permasalahan ekonomi dipecahkan oleh pemerintah pusat.
b.
kegiatan
ekonomi yang meliputi produksi, distribusi, dan konsumsi diatur oleh negara.
c.
semua alat
produksi dikuasai oleh negara sehingga kepemilikan oleh individu atau pihak
swasta tidak diakui.
2.
Sistem Ekonomi Pasar
Sistem ekonomi pasar sering juga disebut sistem
ekonomi liberal. Sistem ekonomi pasar merupakan sistem ekonomi yang menghendaki
pengolahan dan pemanfaatan sumber daya di dalam perekonomian yang dilakukan
oleh individu dan terbebas dari campur tangan pemerintah. Jadi, sistem ekonomi
pasar sangat bertolak belakang dengan sistem ekonomi komando.
Tokoh yang memopulerkan sistem ekonomi pasar
adalah Adam Smith.
Bukunya yang terkenal berjudul The Wealth
of Nation. Adam Smith menyatakan bahwa “perekonomian akan berjalan
dengan baik apabila pengaturannya diserahkan kepada mekanisme pasar atau
mekanisme harga”. Teori ini kemudian dikenal dengan sebutan The Invisible Hands. Sistem
ekonomi pasar banyak dianut oleh negara Eropa Barat dan Amerika Serikat.
Terdapat beberapa ciri sistem perekonomian
pasar, di antaranya sebagai berikut:
a.
setiap individu
memiliki kebebasan untuk memiliki faktor-faktor produksi.
b.
perekonomian
diatur oleh mekanisme pasar.
c.
peranan modal
dalam perekonomian sangat menentukan bagi setiap individu untuk menguasai sumber-sumber
ekonomi sehingga dapat menciptakan efisiensi.
d.
peranan
pemerintah dalam perekonomian sangat kecil.
e.
hak milik atas alat-alat produksi dan
distribusi merupakan hak milik perseorangan yang dilindungi sepenuhnya oleh
negara.
3.
Sistem Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran merupakan sistem ekonomi
yang lahir sebagai alternatif dari sistem ekonomi komando dan sistem ekonomi
pasar. Sistem ekonomi campuran ini mengambil kelebihan dari sistem ekonomi
komando dan sistem ekonomi pasar. Dalam sistem ekonomi campuran, persoalan
organisasi ekonomi sebagian dipecahkan melalui mekanisme pasar dan sebagian
lagi dipecahkan melalui perencanaan pemerintah pusat.
Terdapat beberapa ciri sistem ekonomi campuran,
di antaranya sebagai berikut:
a.
hak milik
individu atas faktor-faktor produksi diakui, tetapi ada pembetasan dari
pemerintah.
b.
kebebasan bagi
individu untuk berusaha tetap ada sehingga setiap individu memiliki hak untuk
mengembangkan kreativitasnya sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.
c.
kepentingan umum lebih diutamakan.
d.
campur tangan
pemerintah dalam perekonomian hanya menyangkut faktor-faktor yang menguasai
hajat hidup orang banyak.
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar