Selasa, 25 Maret 2014

1.4. SITEM PEREKONOMIAN YANG DIANUT DI INDONESIA



APRIANINGSIH
21213199
1EB23
                SITEM PEREKONOMIAN YANG DIANUT DI INDONESIA
Pengertian Sitem Ekonomi Indonesia
Sistem ekonomi adalah suatu aturan dan tata cara untuk mengoordinasikan perilaku masyarakat dalam melakukan kegiatan ekonomi untuk mencapai suatu tujuan. Sistem perekonomian di setiap negara dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara  lain ideologi / falsafah hidup bangsa, sifat dan jati diri bangsa, serta struktur ekonomi.

Perkembangan Sistem Perekonomian

1.    Sistem Perekonomian Pasar (Liberalis / Kapitalis)
Sistem ekonomi liberal yaitu sistem ekonomi dimana ekonomi diatur oleh kekuatan pasar (permintaan dan penawaran). Sistem ekonomi liberal adalah sistem perekonomian yang memberikan kebebasan sepenuhnya dalam segala bidang perekonomian kepada masing-masing individu untuk memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya. Sistem ekonomi liberal banyak dianut negara-negara Eropa  dan Amerika Serikat.

Ciri-ciri :
1.    Kedaulatan konsumen dan kebebasan dalam konsumsi
2.    Menerapkan sistem persaingan bebas
3.    Peranan modal sangat penting
4.    Peranan pemerintah dibatasi
Kelebihan :
1.    Setiap individu bebas memiliki alat produksi sendiri
2.    Kegiatan ekonomi lebih cepat maju karena adanya persaingan
3.    Produksi didasarkan kebutuhan masyarakat
4.    Kualitas barang lebih terjamin
Kekurangan :
1.    Sulit terjadi pemerataan pendapatan.
2.    Menimbulkan monopoli
3.    Rentan terhadap krisis ekonomi
4.    Adanya eksploitasi

2.      Sistem Perekonomian Perencanaan (Etatisme / Sosialis)
Sistem ekonomi sosialis yaitu sistem ekonomi dimana ekonomi diatur  negara. Dalam sistem ini, jalannya perekonomian sepenuhnya menjadi tanggung jawab negara atau pemerintah pusat. Dalam perekonomia ini yang menjadi dasar adalah Karl Marx , dia berpendapat bahwa apabila kepemilikan pribadi dihapuskan maka tidak akan memunculkan masyarakat yang berkelas-kelas sehingga akan menguntungkan semua pihak. Negara yang menganut sistem ini seperti Rusia, Kuba, Korea Utara, dan negara komunis lainnya.

Ciri-ciri :

1.    Hak milik individu tidak diakui.
2.    Seluruh sumber daya dikuasai negara.
3.    Semua masyarakat adalah karyawan bagi negara.
4.    Kebijakan perekonomian disusun dan dilaksanakan pemerintah.
Kelebihan :
1.    Pemerintah lebih mudah ikut campur dalam pembentukan harga.
2.    Kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara merata.
3.    Pelaksanaan pembangunan lebih cepat.
4.    Pemerintah bebas menentukan produksi sesuai kebutuhan masyarakat.
Kekurangan :
1.    Individu tidak mempunyai kebebasan dalam berusaha.
2.    Tidak ada kebebasan untuk memiliki sumber daya.
3.    Potensi dan kreativitas masyarakat tidak berkembang.

3.      Sistem Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran merupakan campuran atau perpaduan antara sistem ekonomi liberal dengan sistem ekonomi sosialis. Pada sistem ekonomi campuran pemerintah melakukan pengawasan dan pengendalian dalam perekonomian, namun pihak swasta (masyarakat) masih diberi kebebasan untuk menentukan kegiatan-kegiatan ekonomi yang ingin mereka jalankan.

Ciri-ciri :

1.    Jenis dan jumlah barang diproduksi ditentukan oleh mekanisme pasar.
2.    Hak milik swasta atas alat produksi diakui, asalkan penggunaannya tidak merugikan kepentingan umum.
3.    Pemerintah bertanggung jawab atas jaminan sosial dan pemerataan pendapatan.
4.    Ada persaingan, tetapi masih ada kontrol pemerintah.
Kelebihan :
1.    Kestabilan ekonomi terjamin
2.    Pemerintah dapat memfokuskan perhatian untuk memajukan sektor usaha menengah dan kecil
3.    Adanya kebebasan berusaha dapat mendorong kreativitas individu.
Kekurangan :
1.    Sulit menentukan batas antara kegiatan ekonomi yang seharusnya dilakukan pemerintah dan swasta
2.    Sulit menentukan batas antara sumber produksi yang dapat dikuasai oleh pemerintah dan swasta
Perbedaan Berbagai Macam Sistem Ekonomi Yang Ada
Ø Sistem Ekonomi Kapitalis, perekonomian dibiarkan berjalan atas inisiatif dari masingmasing individu dengan kebebasan yang sebesar-besarnya.
Ø Sistem Ekonomi Sosialis, perekonomian dipaksakan sebagai usaha bersama berdasarkanatas ketentuan-ketentuan yang berlaku (menurut rencana pemerintah).
Ø Sistem Ekonomi Campuran, perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas-asas kekeluargaan.
Sistem Ekonomi Sebelum Orde Baru
Sistem ekonomi yang dianut oleh setiap bangsa berbeda-beda. Hal ini sesuai dengan falsafah dan ideologi dari masing-masing negara. Seperti halnya Indonesia, sistem ekonomi yang dianut oleh bangsa Indonesia akan berbeda dengan sistem ekonomi yang dianut oleh Amerika Serikat ataupun negara-negara lainnya. Pada awalnya Indonesia menganut sistem ekonomi liberal, di mana seluruh kegiatan ekonomi diserahkan kepada masyarakat. Akan tetapi karena ada pengaruh komunisme yang disebarkan oleh Partai Komunis Indonesia, maka sistem ekonomi di Indonesia berubah dari sistem ekonomi liberal menjadi sistem ekonomi sosialis.
Pada masa Orde Baru, sistem ekonomi yang dianut oleh bangsa Indonesia diubah kembali menjadi sistem demokrasi ekonomi. Sistem ini bertahan hingga masa Reformasi. Setelah masa Reformasi, pemerintah melaksanakan sistem ekonomi yang berlandaskan ekonomi kerakyatan. Sistem inilah yang masih berlaku di Indonesia. Berikut ini bentuk sistem ekonomi di Indonesia dari masa Orde Baru hingga sekarang.
·      Sistem Demokrasi Ekonomi
Sistem perekonomian yang ada di Indonesia harus berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945. Sistem perekonomian nasional yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 disusun untuk mewujudkan demokrasi ekonomi dan dijadikan dasar pelaksanaan ekonomi.
·      Sistem Ekonomi Sebelum Orde Baru
Sistem perekonomian yang dianut oleh masing-masing bangsa sudah pasti berbeda-beda. Seperti halnya Bangsa Indonesia, pada awalnya sistem ekonomi yang dianut oleh bangsa Indonesia adalah sistem ekonomi liberal,dimana seluruh kegiatan ekonomi d serahkan kepada masyarakat.
·      Sistem Ekonomi Komando
 Sistem ekonomi komando merupakan salah satu sistem perekonomian yang sangat di tentang oleh bangsa Indonesia. Karena sistem ekonomi komando merupakan sistem ekonomi yang menghendaki pengaturan perekonomian dilakukan oleh pemerintah secara terpusat.
·      Sistem ekonomi Indonesia Setelah Orde Baru
Pada masa orde baru, sistem ekonomi yang dianut oleh bangsa Indonesia diubah kembali menjadi sistem demokrasi ekonomi. Sistem ini bertahan hingga masa reformasi. Setelah masa reformasi, pemerintah melaksanakan sistem ekonomi yang berlandaskan ekonomi kerakyatan. Sistem ini lah yang masih berlaku di bangsa Indonesia.

SUMBER

Tidak ada komentar:

Posting Komentar