npm : 21213199
kelas : 1eb23
LAJU PERTUMBUHAN PENDUDUK
PENGERTIAN
Pertumbuhan
penduduk adalah perubahan populasi sewaktu-waktu, dan dapat dihitung sebagai
perubahan dalam jumlah individu dalam sebuah populasi menggunakan “per waktu
unit” untuk pengukuran. Sebutan pertumbuhan penduduk merujuk pada semua
spesies, tapi selalu mengarah pada manusia, dan sering digunakan secara
informal untuk sebutan demografi nilai pertumbuhan penduduk, dan digunakan
untuk merujuk pada pertumbuhan penduduk dunia.
Laju Pertumbuhan Penduduk
Laju pertumbuhan penduduk dunia saat ini terus meningkat, bahkan telah
mencapai angka 7 miliar lebih. Semakin bertambahnya jumlah penduduk saat ini, diperkirakan
berdampak pada kualitas sumberdaya manusia (SDM) yang ada. Hal ini
dikatakan Kasi Adpin Badann Kependudukan Keluarga Berencana (BKKBN).
Dapat dikatakan juga Pertumbuhan penduduk adalah perubahan jumlah penduduk
di suatu wilayah tertentu pada waktu tertentu dibandingkan waktu sebelumnya.
Misalnya pertumbuhan penduduk Indonesia dari tahun 1995 ke tahun 2000 adalah
perubahan jumlah penduduk Indonesia dari tahun 1995 sampai 2000.
Laju pertumbuhan penduduk sekarang terus meningkat dari tahun-ketahun.
Karenanya, masyarakat dihimbau untuk ikut program KB, karena dengan ber-KB
laju pertumbuhan penduduk bisa ditekan, dan dimana salah satu penyebab kualitas
SDM menurun juga dipengaruhi laju pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat.
Dimana jumlah pertumbuhan penduduk tanpa dibarengi dengan penghasilan yang
cukup, kualitas SDM nya menurun. Tidak hanya itu, kualitas SDM atau menyangkut
perilaku masyarakatnya juga akan berkurang atas kepedulian terhadap situasi dan
kondisi ekonomi sekarang ini.
Untuk mengurangi laju pertumbuhan laju pertumbuhan penduduk kabupaten/kota
terus berperan aktip membantu mensukseskan program KB. Maka dengan demikian
kualitas penduduk bisa meningkat jika mengikuti program KB. Tidak hanya itu,
masyarakat juga harus lebih memahami dan mengutamakan pentingnya ber-KB. Dengan
demikian, kualitas SDM nya akan sesuai standart jika warga ber-KB dan kehidupan
ekonominya pun bisa normal.
Rumus laju pertumbuhan penduduk, yaitu
r = {(Pt /P0)(1/t)-1} x 100
dimana:
r = laju pertumbuhan penduduk
Pt = Jumlah penduduk pada tahun ke –t
P0 = Jumlah penduduk pada tahun dasar
t = selisih tahun Pt dengan P0
Adapun faktor-faktor
yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk indonesia adalah sebagai berikut:
·
kelahiran (natalitas)
·
kematian (mortalitas)
·
perpindahan penduduk (migrasi).
Migrasi
ada dua,migrasi yang dapat menambah jumlah penduduk disebut migrasi
masuk(imigrasi),dan yang dapat mengurangi jumlah penduduk disebut imigrasi
keluar(emigrasi).
·
Kelahiran (Natalitas)
Kelahiran bersifat menambah jumlah penduduk. Ada beberapa faktor yang menghambat kelahiran (anti natalitas) dan yang mendukung kelahiran (pro natalitas) Faktor-faktor penunjang kelahiran (pro natalitas) antara lain:
Kelahiran bersifat menambah jumlah penduduk. Ada beberapa faktor yang menghambat kelahiran (anti natalitas) dan yang mendukung kelahiran (pro natalitas) Faktor-faktor penunjang kelahiran (pro natalitas) antara lain:
1. Kawin
pada usia muda, karena ada anggapan bila terlambat kawin keluarga akan malu
2. Anak
dianggap sebagai sumber tenaga keluarga untuk membantu orang tua.
3. Anggapan
bahwa banyak anak banyak rejeki.
4. Anak
menjadi kebanggaan bagi orang tua.
5. Anggapan
bahwa penerus keturunan adalah anak laki-laki, sehingga bila belum ada anak
laki-laki, orang akan ingin mempunyai anak lagi.
Faktor pro natalitas mengakibatkan pertambahan jumlah penduduk menjadi besar. Faktor-faktor penghambat kelahiran (anti natalitas), antara lain:
1. Adanya
program keluarga berencana yang mengupayakan pembatasan jumlah anak.
2. Adanya
ketentuan batas usia menikah, untuk wanita minimal berusia 16 tahun dan bagi
laki-laki minimal berusia 19 tahun.
3. Anggapan
anak menjadi beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
4. Adanya
pembatasan tunjangan anak untuk pegawai negeri yaitu tunjangan anak diberikan
hanya sampai anak ke – 2.
5. Penundaaan
kawin sampai selesai pendidikan akan memperoleh pekerjaan.
·
Kematian (Mortalitas)
Kematian bersifat mengurangi
jumlah penduduk.
Banyaknya angka kematian sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor pendukung kematian(pro mortalitas) dan faktor penghambat kematian (anti mortalitas)
Banyaknya angka kematian sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor pendukung kematian(pro mortalitas) dan faktor penghambat kematian (anti mortalitas)
1. Faktor
pendukung kematian(pro mortalitas)
Faktor ini mengakibatkan jumlah kematian semakin besar. Yang termasuk faktor ini adalah:
Faktor ini mengakibatkan jumlah kematian semakin besar. Yang termasuk faktor ini adalah:
§ Sarana
kesehatan yang kurang memadai.
§ Rendahnya
kesadaran masyarakat terhadap kesehatan.
§ Terjadinya
berbagai bencana alam.
§ Terjadinya
peperangan.
§ Terjadinya
kecelakaan lalu lintas dan industri.
§ Tindakan
bunuh diri dan pembunuhan.
2. faktor
penghambat kematian(anti mortalitas)
Faktor ini dapat mengakibatkan tingkat kematian rendah. Yang termasuk faktor ini adalah:
Faktor ini dapat mengakibatkan tingkat kematian rendah. Yang termasuk faktor ini adalah:
§ Lingkungan
hidup sehat.
§ Fasilitas
kesehatan tersedia dengan lengkap.
§ Ajaran agama
melarang bunuh diri dan membunuh orang lain.
§ Tingkat
kesehatan masyarakat tinggi.
Masalah
kependudukan sangat mempengaruhi kesejahteraan dan perkembangan suatu daerah
dan Negara sehingga di Tahun mendatang Pemerintah dapat mengambil langkah –
langkah atau tindakan yang akan dilaksanakan ditahun-tahun berikutnya dalam
mengatasi pertumbuhan penduduk, sehingga terciptanya penduduk yang berpotensi
dan sejahtera.Perumahan dan permukiman juga menghadapi permasalahan dinamika
penduduk, Pertama, perkembangan penduduk perkotaan melebihi laju pertumbuhan
penduduk tingkat nasional dan pertumbuhan penduduk perkotaan tidak merata, ada
daerah yang pertumbuhan penduduk kotanya sangat tinggi, tetapi ada juga bagian
kawasan kota penduduknya mengalami penurunan. Kedua, ternyata laju pertumbuhan
rumah tangga lebih tinggi dari pada laju pertumbuhan penduduk, antara lain
jumlah penduduk per rumah tangga makin mengecil.
Kelahiran dan kematian dinamakan faktor alami, sedangkan perpindahan penduduk dinamakan faktor non alami.
Untuk menghitung pertambahan penduduk digunakan rumus:
P
= (L-M) + (I – E)
Ket
: P = Pertambahan penduduk
L
= Jumlah kelahiran (natalitas) dalam 1 tahun
M
= Jumlah kematian (mortalitas) dalam 1 tahun
I
= Jumlah penduduk yang masuk (imigrasi)
E
= Jumlah penduduk yang keluar (emigrasi)
Indikator tingkat pertumbuhan penduduk sangat berguna untuk memprediksi jumlah penduduk di suatu wilayah atau negara dimasa yang akan datang. Dengan diketahuinya jumlah penduduk yang akan datang, diketahui pula kebutuhan dasar penduduk
tersebut, tidak hanya di bidang sosial dan ekonomi tetapi juga di bidang politik misalnya mengenai jumlah pemilih untuk pemilu yang akan datang.
Tetapi prediksi jumlah penduduk dengan cara seperti ini belum dapat menunjukkan karakteristik penduduk dimasa yang akan datang.
Sumber :
http://thixna.wordpress.com/2009/10/07/pertumbuhan-penduduk/
http://mulyadimm.blogspot.com/2012/04/rumus-pertumbuhan.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar